Kamu …

The one who makes me so re_lived ... so re_lived

The one who makes me so re_lived ... so re_lived

Dalam keruhnya hidup Q, tak berarah tak ada titik tertuju

Hanya menapak sekenanya, semaunya

Berkubang resah terkungkung sepi

Tanpa rasa dalam satu warna … duka …

Hingga suatu saat

Dipucuk sebuah pencarian

Sekuatnya hati Q bentengi

Agar hadirmu hanya sekedar singgah

Dan wangimu menguap bersama pergimu

Tapi sepinya hati begitu rapuh

Tak berdaya diterpa gelombang rasa

Terus bergemuruh hingga lumpuh tak berdaya

Dijajah aneka indahmu

Kini Q dengan bayangmu

Dunia kelam Q penuh warna cinta padamu

Terus merindu, terus mengandai

Membumbung tinggi dalam khayal

Tapi tersentak Q mengingat diri

Begitu lemah tak berdaya tak punya apa apa

Dengan apa mestiQ jerat dirimu

Sang pemilik sejuta senyum,

Yang setiap senyumnya punya arti tersendiri

dan semuanya indah

Dengan apa mesti Q jaga dirimu

Sang pemilik hati yang agung, suci

Meski polos tapi berjati diri

Dengan apa mesti Q bahagiakan dirimu

Sang pemilik mata bening yang sayu

Meski tak setajam kejora

Tapi binarnya mampu redupkan matahari

Dengan apa mesti Q yakinkan dirimu

Sang pemilik rambut terindah

Hidung terindah … dagu terindah;

Leher terindah … jari terindah;

Dengan apa mesti Q buktikan cinta Q

Sang pemilik pelukan yang terhangat

Suara terseksi … Bibir terseksi … tubuh yang seksi

Dedicated to my DHP …

~ oleh xhanadhoe ayoung dian hari pada 30 Juli 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.